Program Mandatori PGRI Provinsi Jambi Masa Bakti XXIII
Pendahuluan
Pasca Kongres PGRI Masa Bakti XXIII tahun 2024-2029, Pengurus Besar PGRI terpilih memiliki tugas berat dan sangat strategis. Pertama, PGRI secara organisasi melakukan konsolidasi internal membangun PGRI yang lebih transformatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dasar PGRI berdasarkan AD/ART di seluruh tingkatan kepengurusan. Kedua, membangun komitmen, integritas, soliditas, dan solidaritas segenap pengurus dan anggota melalui pelayanan prima untuk guru serta mengawal pendidikan yang bermutu dan merata. Ketiga, melakukan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah dan pemerintah daerah serta membangun jejaring dengan pemangku kepentingan menuju guru yang mulia, bermartabat, profesional, sejahtera, dan terlindungi. Keempat, mengoptimalkan perangkat kelengkapan organisasi, YPLP, badan khusus, dan badan usaha. Kelima, berperan aktif mewujudkan pendidikan bermutu di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Peran strategis PGRI tergambar dari pelaksanaan tugas dan fungsinya untuk mewujudkan guru Indonesia yang beriman dan bertaqwa berdasarkan Pancasila serta menjaga NKRI. Secara khusus, PGRI bertugas membina asosiasi profesi, mempersatukan seluruh guru, serta mempersiapkan dan melaksanakan pendidikan profesi sebagai upaya peningkatan profesionalitas dan kesejahteraan.
Pengurus PGRI Provinsi Jambi Masa Bakti XXIII Tahun 2024-2029 menyiapkan program lima tahunan dalam Konferensi PGRI Provinsi Jambi dan program tahunan melalui Konferensi Kerja PGRI Provinsi Jambi. Sebagai mitra strategis, kritis, dan konstruktif, agenda perjuangan PGRI tidak hanya untuk anggota, tetapi juga peserta didik, masyarakat, dan bangsa Indonesia.
Sebagai organisasi modern, PGRI memperkuat program mandatori berbasis data akurat melalui pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) KTA Digital terintegrasi iuran anggota, profil pengurus, pengembangan keprofesian, perlindungan guru, serta Lingkar Belajar Guru (LBG / Teachers Learning Circle) yang didukung EI Asia Pacific dan Konsorsium Proyek internasional (AEU Australia, UEN Norwegia, LS Swedia, JTU Jepang).
"Soliditas, Solidaritas, Integritas, dan Profesionalitas (SSIP) adalah nilai-nilai yang perlu disosialisasikan sebagai nilai PGRI yang harus dirawat dan diwujudkan bersama menuju organisasi profesi modern yang Kuat, Independen, Demokratis, dan Sinambung (KIDS)."
PGRI juga memberikan perhatian besar terhadap pengarusutamaan kesertaraan gender melalui Perempuan PGRI sebagai bagian dari pilar Sustainable Development Goals (SDGs), penguatan tata kelola lembaga pendidikan PGRI (PAUD, Dikdas, Dikmen, Perguruan Tinggi) sebagai aset dan legacy organisasi, perluasan kerja sama internasional (EI, ACT+1), serta advokasi berkelanjutan untuk penuntasan guru honorer menjadi ASN PNS dan PPPK.
Program Mandatori PGRI
Matriks 10 Bidang Program Mandatori Tahun 2027
| No. | Program Mandatori | Kondisi Saat Ini | Masalah | Program Kerja |
|---|