YPLP PGRI PROVINSI JAMBI
Rubrik Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) – SMA
Komponen 4 – Supervisi dan Pengembangan Profesional Guru
4.1 Perencanaan Program Supervisi Akademik
Indikator: Ketersediaan dan kualitas perencanaan supervisi akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran guru.
4 – Sangat Baik: Kepala sekolah menyusun program supervisi akademik berbasis data (rapor pendidikan, hasil observasi kelas, dan evaluasi kinerja guru), lengkap dengan jadwal, instrumen, dan tindak lanjut yang jelas serta dilaksanakan secara konsisten.
3 – Baik: Program supervisi akademik tersedia dan dilaksanakan, namun belum sepenuhnya berbasis data dan belum seluruh hasilnya ditindaklanjuti secara sistematis.
2 – Cukup: Program supervisi ada secara administratif, tetapi pelaksanaannya tidak rutin dan tidak diikuti tindak lanjut yang nyata.
1 – Kurang: Tidak ada program supervisi yang terencana dan kegiatan supervisi jarang atau tidak pernah dilakukan.
4.2 Pelaksanaan Supervisi Pembelajaran di Kelas
Indikator: Kualitas pelaksanaan supervisi kelas oleh kepala sekolah dan/atau tim supervisi.
4 – Sangat Baik: Kepala sekolah secara rutin melakukan observasi kelas, menggunakan instrumen yang valid, memberikan umpan balik konstruktif, serta membimbing guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
3 – Baik: Supervisi kelas dilaksanakan dan guru menerima masukan, namun belum semua guru mendapatkan pendampingan secara merata dan berkelanjutan.
2 – Cukup: Supervisi dilakukan secara terbatas dan lebih bersifat formalitas tanpa pendampingan yang mendalam.
1 – Kurang: Supervisi kelas hampir tidak pernah dilakukan atau hanya sebatas pengisian administrasi.
4.3 Tindak Lanjut Hasil Supervisi
Indikator: Upaya kepala sekolah menindaklanjuti hasil supervisi untuk meningkatkan kompetensi guru.
4 – Sangat Baik: Hasil supervisi dianalisis dan digunakan untuk menyusun program pembinaan guru seperti coaching, lesson study, pelatihan internal, dan komunitas belajar guru.
3 – Baik: Hasil supervisi ditindaklanjuti melalui saran perbaikan dan beberapa kegiatan pembinaan, meskipun belum terstruktur sepenuhnya.
2 – Cukup: Ada umpan balik kepada guru, namun tidak ada program pembinaan lanjutan yang jelas.
1 – Kurang: Hasil supervisi tidak ditindaklanjuti dan tidak berdampak pada perbaikan pembelajaran.
4.4 Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru
Indikator: Dukungan kepala sekolah terhadap pengembangan kompetensi dan karier profesional guru.
4 – Sangat Baik: Kepala sekolah memfasilitasi guru mengikuti pelatihan, komunitas belajar, penelitian tindakan kelas, dan mendorong guru menjadi guru penggerak, instruktur, atau narasumber.
3 – Baik: Guru difasilitasi mengikuti berbagai kegiatan pengembangan profesional, meskipun belum berdasarkan analisis kebutuhan secara menyeluruh.
2 – Cukup: Pengembangan guru dilakukan jika ada undangan dari luar tanpa perencanaan pengembangan jangka panjang.
1 – Kurang: Tidak ada dukungan nyata terhadap pengembangan profesional guru.
Data Dukung Utama:
Program dan jadwal supervisi akademik.
Instrumen observasi kelas dan laporan supervisi.
Notulen dan rencana tindak lanjut hasil supervisi.
Daftar pelatihan, komunitas belajar, dan kegiatan PKB guru.
Portofolio peningkatan kompetensi guru.
Total Skor:
0
Predikat:
-
Jambi,
.................
Penilai,
________________
Cetak PDF
⬅