YPLP PGRI PROVINSI JAMBI
Rubrik Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) – SMK
Komponen 5 – Hasil Kinerja Sekolah (SMK)
5.1 Ketercapaian Kompetensi dan Kelulusan Siswa
Indikator: Tingkat kelulusan dan penguasaan kompetensi keahlian siswa berdasarkan asesmen sekolah, UKK, dan rapor pendidikan.
4 – Sangat Baik: Tingkat kelulusan mendekati 100% dan sebagian besar siswa lulus UKK dengan kategori kompeten atau sangat kompeten. Data rapor pendidikan menunjukkan peningkatan berkelanjutan.
3 – Baik: Tingkat kelulusan tinggi dan sebagian besar siswa dinyatakan kompeten, meskipun masih ada beberapa kompetensi yang perlu diperbaiki.
2 – Cukup: Kelulusan dan hasil UKK berada pada batas minimal standar kompetensi.
1 – Kurang: Banyak siswa tidak mencapai standar kompetensi dan kelulusan.
5.2 Keterserapan Lulusan (Bekerja, Melanjutkan, Berwirausaha)
Indikator: Persentase lulusan yang bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha maksimal 1 tahun setelah lulus.
4 – Sangat Baik: Lebih dari 80% lulusan terserap dunia kerja, melanjutkan studi, atau berwirausaha sesuai kompetensi keahliannya.
3 – Baik: 60–80% lulusan terserap sesuai bidang keahliannya.
2 – Cukup: 40–59% lulusan terserap.
1 – Kurang: Kurang dari 40% lulusan terserap.
5.3 Prestasi dan Reputasi Kompetensi Keahlian
Indikator: Prestasi siswa dan kompetensi keahlian dalam lomba, sertifikasi, dan pengakuan industri.
4 – Sangat Baik: Sekolah dan siswa secara rutin meraih prestasi tingkat provinsi/nasional serta memiliki sertifikasi industri yang diakui.
3 – Baik: Terdapat prestasi di tingkat kabupaten/kota dan sebagian siswa memiliki sertifikasi kompetensi.
2 – Cukup: Prestasi dan sertifikasi masih terbatas dan belum merata.
1 – Kurang: Hampir tidak ada prestasi dan pengakuan kompetensi.
5.4 Kepuasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)
Indikator: Tingkat kepuasan mitra industri terhadap lulusan dan kerja sama dengan sekolah.
4 – Sangat Baik: Mitra industri sangat puas terhadap kinerja lulusan dan secara aktif merekrut serta memperluas kerja sama dengan sekolah.
3 – Baik: Mitra industri puas dan terus bekerja sama dalam penempatan kerja atau magang.
2 – Cukup: Kerja sama industri ada, namun belum berdampak signifikan terhadap penyerapan lulusan.
1 – Kurang: Dunia industri kurang percaya dan jarang merekrut lulusan sekolah.
Data Dukung Utama:
Data kelulusan dan hasil UKK.
Tracer study lulusan (bekerja, kuliah, wirausaha).
Sertifikat kompetensi dan prestasi siswa.
Surat atau survei kepuasan mitra DUDI.
Rapor Pendidikan dan laporan BKK.
Total Skor:
0
Predikat:
-
Jambi,
.................
Penilai,
________________
Cetak PDF
⬅