YPLP PGRI PROVINSI JAMBI
Rubrik Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) – SMP
Komponen 1 – Manajerial
1.1 Perencanaan Sekolah (RKS/RKAS)
Indikator: Perencanaan berbasis data Rapor Pendidikan untuk peningkatan literasi, numerasi, karakter, dan layanan dasar pendidikan.
4 – Sangat Baik: RKS/RKAS disusun kolaboratif berbasis data (identifikasi–refleksi–benahi) dan memuat program literasi, numerasi, dan pembinaan karakter serta dievaluasi berkala.
3 – Baik: RKS/RKAS disusun berbasis data dan melibatkan tim sekolah, namun analisis dan prioritas peningkatan mutu belum sepenuhnya tajam.
2 – Cukup: RKS/RKAS tersedia tetapi lebih bersifat administratif dan belum sepenuhnya berbasis data Rapor Pendidikan.
1 – Kurang: RKS/RKAS tidak berbasis data dan hanya menyalin perencanaan tahun sebelumnya.
1.2 Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
Indikator: Efektivitas pembagian tugas, pembinaan, dan pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
4 – Sangat Baik: Pembagian tugas adil berbasis kompetensi disertai pembinaan, supervisi akademik, dan pengembangan profesional berkelanjutan.
3 – Baik: Pembagian tugas jelas dan guru didorong mengikuti pelatihan meskipun belum terprogram sistematis.
2 – Cukup: Pembagian tugas ada tetapi tidak merata dan pengembangan SDM masih bersifat reaktif.
1 – Kurang: Pembagian tugas tidak jelas dan tidak ada pengembangan kompetensi guru maupun tenaga kependidikan.
1.3 Sarana dan Prasarana
Indikator: Ketersediaan dan pemanfaatan ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, TIK, dan sanitasi untuk mendukung pembelajaran.
4 – Sangat Baik: Sarana lengkap, aman, bersih, terawat, dan dimanfaatkan optimal untuk pembelajaran aktif dan literasi–numerasi.
3 – Baik: Sarana tersedia dan layak pakai dengan inventaris, namun pemeliharaan belum sepenuhnya terjadwal.
2 – Cukup: Sarana tersedia tetapi sebagian tidak berfungsi optimal dan pemanfaatannya belum maksimal.
1 – Kurang: Banyak fasilitas tidak layak pakai dan tidak mendukung proses pembelajaran.
1.4 Pengelolaan Keuangan
Indikator: Transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran sekolah.
4 – Sangat Baik: Pengelolaan keuangan transparan dan akuntabel serta berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran.
3 – Baik: Pengelolaan tertib sesuai Juknis BOS/BOP dan laporan tersedia meskipun akses informasi terbatas.
2 – Cukup: Laporan tersedia tetapi sering terlambat dan penggunaan anggaran masih fokus pada operasional rutin.
1 – Kurang: Pengelolaan tidak transparan dan terdapat ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi.
Catatan:
Cara Menilai: Tandai level sesuai kondisi riil sekolah.
Verifikasi: Cocokkan dengan RKS/RKAS, SK tugas, inventaris, dan laporan BOS.
Total Skor:
0
Predikat:
-
Jambi,
.................
Penilai,
________________
Cetak PDF
⬅